jenis DC to DC CONVERTER

             DC to DC Converter adalah suatu alat yang digunakan untuk mengubah suatu tegangan searah ke tegangan searah yang lain dengan nilainya dapat ditingkatkan atau diturunkan. Menurut Dr. F. L. Luo and Dr. H.Ye DC converter terdiri dari 6 generasi yang memiliki banyak topologi rangkaian dan teori, diantaranya:

–          Klasik converter, yaitu buck converter, boost converter, buck boost converter

–          Multi kuadran converter, yaitu converter kelas A, B, C, D, dan E

–          Switched komponen converter, yaitu switched capacitor converter dan switch induktor converter

–          Soft switched converter, yaitu Resonant-switch converters, Load-resonant converters, Resonant-DC-link converters,  High-frequency-link integral-half-cycle converters

–          Synchronous rectifier converter, digunakan untuk pengembangan teknologi computing

–          multiple energi-storage elements resonant converter

Cara pengolahan daya memiliki 2 tipe pengolahan yaitu linier dan peralihan (switching). Masing-masing tipe memiliki kelebihan dan kekurangan. Tipe linier memiliki tingkat ripple dan noise sangat kecil pada output, tetapi memiliki ukuran yang cukup besar. Namun untuk aplikasi dimana fleksibilitas, dimensi fisik dan efisiensi tinggi sangat berperan digunakan tipe switching. Komponen yang digunakan untuk menjalankan fungsi penghubung tersebut tidak lain adalah switch (solid state electronic switch) seperti misalnya Thyristor, MOSFET, IGBT, dan GTO. Switched komponen converter dibedakan berdasarkan cara dalam mentransfer energi terdiri dari 2 topologi yaitu induktif konverter dan kapasitor konverter. Induktif konverter menggunakan induktor sebagai transfer energi. Metode ini membutuhkan banyak kapasitor sehingga rangkaian yang dihasilkan tidak sederhana sedangkan kapasitif konverter menggunakan kapasitor sebagai transfer energi. Berikut ini adalah penjelasan mengenai metode linier dan switching.

2.1.1 Metode linier

Metode linier sangatlah tidak efisien karena saat drop tegangan besar dan arus tinggi akan mengeluarkan panas yang sebanding arus yang keluar dan penurunan tegangan. Ketidakefisiensian ini membuang energi yang besar dan membutuhkan arus yang besar sehingga membutuhkan komponen yang lebih besar dan mahal. Panas yang terbuang akibat daya yang tinggi adalah masalah yang harus diselesaikan untuk mencegah kenaikan suhu dan faktor efisiensi yang didapatkan. Apabila arus rendah maka daya yang hilang kecil, meskipun mungkin masih sebagian besar dari total daya yang dipakai. Metode linier dapat menurunkan kelebihan tegangan, mengurangi ripple yang dihasilkan dan menghasilkan tegangan output yang konstan dari fluktuasi normal dari tegangan input tidak berasal dari trafo / rangkaian jembatan penyearah dan arus beban. Metode linier murah, dapat diandalkan jika heat-sink yang baik digunakan dan lebih sederhana daripada metode switching. Metode linier dapat memberikan tegangan dengan noise output yang rendah, dan sangat cocok untuk rangkaian analog noise-sensitif berdaya rendah dan rangkaian frekuensi radio.

2.1.2 Metode Switching

Metode switching mengkonversi satu tingkat tegangan DC ke yang lain, dengan menyimpan energi input sementara dan kemudian melepaskan energi ke output pada tegangan yang berbeda. Penyimpanan energi tersebut bisa berada dalam komponen penyimpanan medan magnet (induktor, transformator) atau komponen penyimpan medan listrik (kapasitor). Metode konversi daya yang lebih efisien (sering 75% sampai 98%) daripada pengaturan tegangan linier (yang menghilang daya yang tidak diinginkan sebagai panas). Efisiensi ini bermanfaat untuk meningkatkan waktu pengopersian baterai. Efisiensi telah meningkat sejak tahun 1980-an akibat penggunaan FET, yang dapat mengalihkan frekuensi tinggi lebih efisien daripada transistor daya bipolar, yang memiliki losses dan memerlukan rangkaian yang lebih kompleks.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s